PENGANTAR PULANG
Ketidakpastian menelangkup gugup, menjalani hidup... Seumpama di puncak malam redup tak sanggup Temaram cahaya Simbol Adanya hidup Dan yang hidup Sampai kemaluan gelap diganti mentari Sejak itu merangkak Dipastikan semua bergerak Mencari gejolak menghasilkan bekal Menjarak antara butuh atau harus Menjarah tatanan merusak! Hingga terik menyengat, tak tampak surut semangat merayap sepanjang jalan kota Ini adalah keharusan Bukan sekedar kebutuhan Pertanggungjawaban ketidakpastian Senja bergurat seindah tarian Siluet terpampang pamer Selaksa warna tak beraturan memosisikan diri Menjinjing bawaan atas apa yang diperjuangkan Sekedar oleh-oleh Covid-19 Bukan buah tangan culas Saatnya melakukan kerja Tak melulu rusuh "Cipta Kerja" Berani pulang Yang membesarkan Bergizi cacian Jambi, 141020