MEMULUNG HANTARAN PULANG

 

Ketidakpastian menelangkup gugup,

menjalani hidup...

Seumpama di puncak malam redup tak sanggup

Temaram cahaya

Simbol 

Adanya hidup

Dan yang hidup

Sampai kemaluan gelap diganti mentari

 

Sejak itu merangkak

Dipastikan semua bergerak

Mencari gejolak menghasilkan bekal

Menjarak antara butuh atau harus

Menjarah tatanan merusak!

 

Hingga terik menyengat,

tak tampak surut semangat merayap sepanjang jalan kota 

Ini adalah keharusan 

Bukan sekedar kebutuhan

Pertanggungjawaban juga ketidakpastian!

 

 

Senja bergurat seindah tarian

Siluet terpampang pamer

Selaksa warna tak beraturan memosisikan diri

Menjinjing bawaan atas apa yang diperjuangkan

Sekedar oleh-oleh Covid-19

Bukan buah tangan culas

 

Saatnya melakukan kerja

Tak melulu rusuh "Cipta Kerja"

Berani pulang

Yang membesarkan 

Bergizi cacian

 

Jambi, 141020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cermin Kematian

PENDAR PUDAR

FATAMORGANA SENJA