"Cinta tidak pernah menyiksaku, dan tidak pernah merubah/membuatku menjadi jahat" itu yang kau tulis melalui tangan orang lain, dan aku sungguh tak sanggup mengartikannya lagi. Bilapun kau paksa aku untuk memahaminya tak akan pernah kusanggup melakukannya. Dengan semua ini aku memang harus menyadari betapa sulitnya membawa sebuah "cinta" dalam kehidupan ini. Menyadari itu, aku mulai terbiasa lagi dengan hari-hariku yang seperti ini, kulanjutkan apapun aktivitasku seperti sedia kala. Walaupun ada rindu yang sering menyiksa dan tak tahu lagi mengungkapkannya. Waktu memang hal tepat yang pandai melakukan pengobatan itu. Biarkan seperti ini begini mungkin lebih baik, harapan yang kadang kau munculkan itu hanya ungkapan kecil darimu untuk menghiburku, membuatku tak sendiri, membuatku tak menanggung semua ini sendiri. yah... biarlah 221014
Postingan
Menampilkan postingan dari Oktober, 2014
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ini adalah sebuah tulisan yang mengungkapkan betapa pilunya memiliki nyawa tapi terasa tak berjiwa. Sebuah perjalanan hidup yang sederhana kata seorang teman berinisial "R". Pernah sekali dengan tegas ia katakan " hidupmu hanya berawal dari kesengsaraan di masa kecil, segudang prestasimu, menikah, punya anak dan mengurus keluargamu itu. Jadi sebenarnya kamu tidak tau apa-apa tentang kehidupan itu sendiri" itu ucapannya yang masih jelas kudengar. Sebenarnya bukan masalah hidup yang sederhana, tapi lebih kepada proses sederhana itu yang sebenarnya dari sesuatu yang tidak sederhana. Jika saat ini aku merasa tidak berada di tempatku yang seharusnya, itu semua bukan tanpa alasan. Ku sedang berada di titik nadir. Saat di mana aku tak lagi merasakan suasana emosi dalam segala aktivitasku. Hampa!!! Biasa saja!!! Itulah mengapa aku ingin mengembara sejenak untuk semua ini. Ku ingin mencari sensasi emosi yang seharusnya hadir dalam menjala...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
00.34 wib Meihat suamiku tidak sehat, betapa terenyuhnya hatiku. Betapapun ia, aku sangat menyayanginya. Dia adalah malaikatku yang dikirim Allah..di saat kau menyerah dengan semua tentang kita. Dia yang membimbingku untuk sabar dalam memaknai hidup, menghantarkanku pada sarjana, menutupi semua kelemahanku. Dia yang dengan sabar menghadapiku dan memenuhi kebutuhanku sesuai tanggungjawabnya. Kini ia terbaring....bercucuran air mata ini jika mengingat semua perannya dalam hidupku. Tak sedikitpun titik noda darinya. Dia telah membuat keluarga kecil ini jadi berharga di mata keluargaku dan keluarganya. Kesembuhannya adalah harapanku. Tak kenal lelah dia bekerja keras untukku dan anak kami. Kadang tak dihiraukan letih lelahnya. Sungguh sebenarnya aku istri yang beruntung. Tak memilikimu adalah sebuah luka. Yang mengharapkan pengobatan yang lebih. Berpetualang dari hati para lelaki membuat dendamku tak pernah usai. Mencari sosokmu di setiap lelaki...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Betapapun rindu itu hanya sebatas rindu saja. Mengenangmu bagai membaca cerita tak berkesudahan. Jika ku ingat ke belakang, kesalahan terbesarku adalah meninggalkan dirimu, hatimu, dan jiwamu dalam kesendirian. Dan kesalahan terbesarmu adalah menyerah!!!! Aku menjadikan semua itu bagai mimpi buruk dalam kehidupanku. Dengan tanpa sengaja aku mendengar beritamu saat ini. Dan......membuatku tesungkur di ruang gelapku lagi. Pedih, tak kusangka kau lebih rapuh dariku. Kau siakan waktu dan hidupmu dalam waktu yang tak singkat untuk meratapi kebodohan kita. Sementara aku sudah mulai terbiasa menjalani hidup tanpa cintamu. Ku mulai sadari betapapun pedih " life must go on!". Ku sadari jika kamu serius mencintaiku. Cerita pernikahanmu terdengar di telingaku. Rasa syukur yang tak terkira ku ucapkan..Allah, terimakasih telah Kau rangkul dia dalam Kasih-Mu. Namun, tak seperti yang kukira semua masih belum berpihak kepadamu. Kembali kuucapkan sedihku....Allah, ter...
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Sebenarnya hari ini tak terlalu indah dinikmati...karena hujan telah membuka rutinitas di pagi ini. Tapi terasa ada sesuatu penantian yang terbalas karena hampir tiga bulan tak ada hujan. Riang kecil sebagai semangat untuk ke sekolah seperti biasa. Kunikmati sensasi hujan yang beraroma tanah dan debu.... Sama seperti akhir Oktober 2004, bedanya ketika itu kunaiki sepeda mini, bedanya ketika itu seragam abu, sekarang seragam guru. Semangat masih sama...ah! sepuluh tahun ternyata bukan waktu yang lama untuk memudarkan semuanya. Di hujan yang sedang rintiknya kukayuh sepeda mini pemberian pak de tanpa malu walaupun semua teman bermotor. Ada rasa senang tak terkira karena sosok yang baru kutemui adalah dirimu yang tadi malam meneleponku. Cool!!!!!!!!! Itulah gaya pamungkasmu yang membuatku mati gaya sebagai orang baru. Tak benar-benar kau pandang wajahku ketika kita bertemu di depan gerbang sekolahku saat kau antarkan adikmu. Namun si mata elang, tela...