BARISTA LUKA
Hai Puan, Lekaslah ke dapur kita, Aku sudah panaskan abu-abu basah kemarin Mungkin, beberapa terbang tak kembali Tapi tak perlu khawatir, Abu-abu baru, sudah kusediakan Pada bilah-bilah kayu yang kubelah tadi sore Hai Puan, Lekas hangatkan air di dapur kita Lama sudah tak menyeduh kopi Kursi-kursi sudah menunggu celotehmu, Tak perlu terlalu pahit, Kita sama-sama sudah memahit ditelan rasa Hai Puan, Lekas! AKU : Aku sedang kelu Dalam gugu tak ada padu JHON: Kau biarkan rasa menggerogoti Hingga mati AKU: Sepi yang aku tahu Tak terpatri untuk dibayar Biarpun genggaman emas tak berbekas JHON: Ah, sudah aku hempas Bersama bias-bias Ramadan ke-13