Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

PORTAL

Suatu pagi... Terlalu gila pagi ini Seperti menaut nyawa diri Tak terperi tarikan gas berlari Suatu simpang Portal terbentang  Teriakan melantang Rasa penasaran menantang Tak ada jawab yang diharap Perintah pergi dalam sekejap Aku sigap Melaju dengan gagap Biarlah portal membentang Kucari arah dan kebingungan Seperti jalan tanpa tujuan Tuhan...uluri aku tangan, agar halangan manusia bukan hambatan Tergetar... Tangan permohonan Menyerap alam keberpihakan Menaungi langkah ke tujuan Menepis rintangan Mereka Tuhanku di bumi Mereka berserah diri Menyerap semua energi Betapa rakus rasanya diri ini...mencapai semua empati Langling, 17 Mei 2023

KONTRAK

Malam temaram berjalan Jangan pernah tenggelam Dalam rasa yang suram Menerjemahkan diam Siapa yang peduli denganmu? Kecuali kau menguntungkan Saat kau hidup di pinggir jalan atau di bawah jembatan Tak ada yang berminat mengunjungi bahkan mengabarkan Semua yang dijalankan Sebuah perjanjian dengan Tuhan Saat penciptaan Kesepakatan dengan tanda tangan pustakamts1mrg

SAPA MALAM

Benarkah orang tumbang karena saingan? Benarkah orang jatuh karena musuh? Benarkah orang tekor karena kompetitor? Benarkah malam adalah waktu yang kejam? Tapi... Orang lumpuh tak berdaya  Tertipu orang yang dipercaya Melarat karena teman dekat Lalu, apa salah malam? Jadi kambing hitam Segala jahat kejam Membuatnya simbol sebuah kelam Padahal... Malam tak selamanya Kejam yang disembunyikannya Tergilas terangnya siang Bersama mentari menjelang Lalu... Mengapa takut malam? Tempat menangis paling aman Tempat istirahat ternyaman Rasa sepi, sunyi, tentram  Kejahatan yang ditakutkan saat malam Hanya tindak pengecut orang kejam Tak ingin terlihat jelas untuk cari aman Mengelabui kebaikan seorang teman Jika tahu kejahatan terkejam adalah milik siang Maka akan berhenti menuduh malam Bahkan seorang teman menusuk dari belakang Berhianat namun bermuka tenang #cadika  

MENARA KERTAS

Mimpi baru saja singgah Burung Kenari telah bersiul meriah Mengembalikan kesadaran setengah Menuju tengadah pada-Nya Tidur cantik jadi prioritas Menenggelamkan pikiran tak pantas Kerap meminta lepas Tak kuasa dalam tertindas Kumulai susun urutan hari Sistematika perjalanan pagi Seakan ngeri Kini biasa telah terlalui Dunia melihatmu dalam semasa Melupakan periode hidupmu yang lama Memandangmu di puncak tangga Tanpa mencari tahu kau terjatuh bahkan di jalan rata Menyangkamu di ujung mega Berdiri menantang dunia Beraut indah bahagia Di atas kertas berbentuk menara R.7 AM.2023/MTsN1Mrg