Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Kenaikan

Ini rasaku Masih kecewa Masih luka Sulit dilepaskan untuk lega Lagi -lagi mereka menghantamku melalui mereka anak-anak yang akhir-akhir ini dekat denganku Aku berlipat-lipat sakit Aku berlapis-lapis perih Sungguh aku disadarkan untuk kesekian kalinya aku benar-benar sendirian Sesungguhnya mereka hanya korban Akulah sasaran Tolong maafkan... Anak-anakku maafkan aku Mereka telah meluluhlantakkan harga sebuah pengabdian  Semoga ada jalan kalian Raihlah masa depan  Tanpa ada paksaan Ibu mendoakan "Tak bisa kulupakan peristiwa ini"

Menyapa Hampa

Mulai reda gerimis senja Menyisakan tetes rasa di sela kopiku Menjelma foto profilmu di Wa Aku menunggu kausapa Gelombang warna telah memisah Antara endapan dan beningnya warna Tiada selera menyeruputnya Aku harus apa? Kutelah mengizinkan cinta bercengkerama Antara nyata dan maya Walau kutemukan dalam imajinasi lama Tapi kau nyata