PEMBUNUH SENYAP

Ini ceritaku perihal rindu 
Kurengkuh pagi bisu 
Bayangan pagi yang terjatuh jauh
Mengucapkan embun menujumu

Bagaimana kutahu lelah harimu?
Saat yang tersuguh seulas senyumanmu
Menyiratkan rindu yang sama pilu
Bersemi dalam pertemuan syahdu

Catatan ini menggores rapuhnya harap
Semua tak terucap
Bagai patah sebelah sayap
Angan yang terdekap
Lusuh...gelap

#sungaikapas
04.10WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cermin Kematian

PENDAR PUDAR

FATAMORGANA SENJA