DEMI WAKTU

Masalah waktu
Seorang sering terbelenggu
Tiada kalimat yang digugu
Untuk melanjutkan kehadiran sebuah mutu

Waktu... ini nyata
Bahkan ketika semua sesak di dada
Tiada tempat cerita
Sungguh ini nikmatnya rasa

Tahukah?
Hati yang terluka
Tiada bisa memutuskan langkah
Maka izinkan aku untuk bijaksana

Sampai pada waktu
Di ruang dan sudut bisu
Tak usah memurungkan dunia dengan pilu
Ia hanya ladang untukmu memilih pulang
ke-Rabmu

Jika,
Adakah luka yang terus menganga?
Ia akan hilang dengan luka baru yang ada
Maka,
Kubuka untuk menerima kedatangannya ( luka baru)

Waktu itu...
Aku telah menetapkan tangan di dadaku
Menggamit murid dengan cintaku
Merangkai senyum jadi ilmu

Waktu itu...
Loyalitas dan integritas terus digaungkan teratas
Hingga menjadi ideologi dan idealitas
Aku akan siap totalitas

Waktu...
Siap berkata terus, tiada putus
Hingga jangan genggam dunia dengan tulus
Semua seakan terlihat tulus
Yang membuat terjerumus

SK Pemetaan, 5423(An-Nisa Ayat 5)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cermin Kematian

PENDAR PUDAR

FATAMORGANA SENJA