Durja Januari
Bagaimana Januarimu?
Kamu nanya? Kamu bertanya-tanya
Sekecamuk itu otakku memburu jawab
Tak bisa, kutak meratap
Bagaimana kabarmu?
Hanya dia yang selalu bertanya
Tapi aku terlena
Dalam rasanya, dan luka
Apakah muridku pun merasa sama?
Ketika kubertanya kabarnya
Luka dan terpaksa
Kami bahagia, untuk sebuah senyum gurunya
Tapi, haruskah dia yang bertanya?
Sungguh aku menduga ada rasa
Atau basa-basi yang dia bisa?
Sungguh luka membuat bahagia
Ini Januariku...
Tiada binar mataku
Tiada seri wajahku
Menghitam dalam senyum palsu
_Dia
Komentar
Posting Komentar