Suryaku Pergi

Ocehanku cukup bila hanya sebuah kata marah...
Lihatlah...aku marah!
Melihatmu dalam kebencian keadaan
Kau lampiaskan pada semua kawan

Kali ini aku ingin menamparmu
Sekeras tenagaku
Agar kau tahu 
Aku sungguh tak lagi membencimu

Kala kau tahu miskin bukan kutukan
Namun harapan untuk kita bisa usahakan
Semua tenaga dan pikiran
Demi masa depan

Ku kira kau akan sepertiku
Yang menerjang badai topan
Menerobos hujan
Menjajaki jurang kematian
Aku salah, Nak!!!!

Kau tak cukup kuat bertahan
Dan merasa memalukan
Hingga jiwa ragamu termakan
Angan-angan memabukkan

Kau angkat tangan pada Tuhan
"Tuhan...aku ingin katakan, aku tak mampu cobaan!"
Kau tenggelamkan sujud pada pesakitan
Pada kedengkian 

Sementara kau bahagia
Inginmu diijabah
Tak lihat ada dada gemuruh membuncah
Meronta...menengadah 
Ternyata kau memang kalah

Kau lebur pada cahaya putih
Kau tinggalkan aku merintih
Aku sendiri sebenarnya tidak pula gigih 
Nak...
Hadang aku di firdaus nanti...amin

Jambi, 20072020
Surya Aditya
(Allahummaghfirlahu warhamhu wa 'aafihii wa'fu 'anhu)

Komentar

  1. Aku marah...di zaman ini masih ada anak yang harus hidup menderita karena kemiskinannya.
    Tak adakah kepekaan manusia lain untuk saling menolong???

    BalasHapus
  2. Mrembes mili😭😭😭

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cermin Kematian

PENDAR PUDAR

FATAMORGANA SENJA